Jul 30 2010

Blogging

Published by arif under Celoteh

Blogging, walaupun kadang kurang kontinyu dalam posting, tetap memberikan kepuasan tersendiri. Dan pindah-pindah tempat hosting tentunya sudah biasa. Dari mulai free hosting, sampai yang membayar dan sekarang cukup membayar domain karena hostingnya ndompleng di organisasi yang kebetulan saya jadi admin di situ. Kalau dibilang mengikuti tren, hmm, bisa juga dikatakan seperti itu. tapi Insya Allah tren yang baik.  Mohon dibedakan dengan tren negatif  yang sekarang beredar di kalangan bangsa kita, sampai-sampai melupakan norma-norma yang seharusnya menjadi pembeda antara manusia dan hewan. Ya, walaupun dengan kualitas tulisan yang  sangat minim. Karena keterbatasan referensi mungkin. Atau karena minat baca yang coba sedang saya tumbuhkan. Tapi minimnya kualitas tulisan bukanlah alasan yang tepat untuk membuat kita berhenti menulis. Bukankah untuk membuat sebuah hutan, kita harus memulainya dari sebatang bibit pohon? Saya mempunyai cara tersendiri untuk menambah minat baca, yaitu dengan menulis. Dan cara yang paling mudah adalah melalui blog. Disamping banyak fungsi blog yang lain. Seperti untuk iklan dan sebagainya. Terus terang, banyak yang saya dapatkan dari blogging.  Termasuk inspirasi semangat menulis, semangat membaca, samangat memperbaiki diri dan lainnya. Kalau dulu pernah ada seorang yang katanya pakar telematika mengatakan bahwa blog adalah tren sesaat, mungkin beliau belum melihat seberapa besar efek dari blog, seberapa besar orang yang masih konsisten di dunia blog. Banyak sekali komunitas blog yang geram waktu itu. kalaupun itu tren sesaat, musiman, marilah kita buat menjadi tren yang berkelanjutan, sepanjang musim. Karena nilai positif didalamnya. Lalu bagaimana dengan fb, fs, dan lainnya. Kalau bicara tentang hal itu, sama saja kita bicara tentang benda netral.

No responses yet

Jul 20 2010

Menagih janji pada diri sendiri

Published by arif under Celoteh

Sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari tarbawi edisi 220. Judul aslinya, menertawakan janji-janji kita pada diri sendiri. Ya, tentang janji. Tapi yang special di sini adalah, janji ini ditujukan pada diri sendiri. Kalau janji pada orang lain, tentunya akan mendapat sanksi jika tidak bisa memenuhinya. Lalu sanksi apa yang akan kita berikan pada diri sendiri jika tidak memenuhi janji tersebut? Mari kita sedikit mengkajinya. Janji pada diri sendiri adalah janji yang tidak ada pengawasan. Sebagian dari kita mungkin beranggapan bahwa janji pada diri sendiri adalah janji yang paling ringan, tanpa konsekuensi, mudah untuk melakukannya. Janji-janji tersebut, rasionalnya, akan menjadi kenyataan ketika kita bergerak untuk melakukannya, dan tidak akan bergerak kemana-mana jika hanya menjadi tulisan di catatan ataupun hanya ada di ingatan. Boleh dibilang, otak tradisional kita menganggap janji pada diri sendiri Continue Reading »

No responses yet

Jul 20 2010

Pagi itu

Published by arif under Uncategorized

Pagi ini, tak seperti biasa…

Begitu dikuasai oleh angan-angan…

Untuk membuka folder tempat kumenyimpan postingan pun begitu susah

Sampai harus beberapa kali menutup explorer tanpa alasan yang jelas

Tak tahu kenapa…

Sebenarnya, aku berharap pada amal-amalku untuk mencoba mengatasinya.

Ingin meniru beberapa pemuda yang pernah terkurung di gua, kemudian mem-barter amalan mereka

Tapi ketika kumenilik ke belakang, ups… amalan yang mana yang bisa kuandalkan?

Tapi aku masih terus berfikiran bahwa rahamtMU melangit luas

Sambil aku berusaha membuat andalan produk untuk bisa ditukarkan. Dengan Syurgamu. Semoga.

(@ myboarding house , 14th augst 2010)

No responses yet

Jul 13 2010

Hati-hati

Published by arif under Renungin

perjalanan


Masih mencoba terus berpegangan.
Karena memang semua sangat mengganggu
Misorientasi, miskomunikasi, atau apalah
Semua berujung pada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan
Atau biasa disebut “masalah”.
Ya, aku mengalah. Bahwa masalah itulah yang menjadi filter
Filter yang akan memisahkan setiap elemen yang berbeda
Lebih tepatnya, membuang sesuatu yang tidak bermanfaat.
Atau bisa juga sebagai penguji visi.
Tapi, sekarang, dimanakah posisiku?
Bagian yang diinginkankah?
Atau bagian yang tidak diinginkan dan harus terbuang?
Sudah benarkah visiku?
Baiklah, coba kulihat nanti…
(Selasa, 25 Mei 2010 @ my boarding house)

No responses yet

Older Entries »

  • Ext. Link

  • Blogger KEBUMEN
  • e-Kebumen News
  • Free Mobile Phone Themes
  • Imam Nur Satibin
  • INDO Musik, Lagu Indonesia
  • Kebumen Info
  • Kebumen Sociality
  • Lagu Indonesia Gratis
  • Lowongan Kerja Karir
  • Media iKLan Baris Gratis
  • Banners


    Page Rank Check


    Semarangan


    Semarangan

  • Tempat Lain

    Arif Hidayat

    Create your badge

  • Custom Avatars For Comments